Di surat Al-Anfal ayat 24, Allah swt berfirman, "…ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan." Maksudnya adalah Allah lah yang menguasai hati seorang hamba.
Dalam hadits riwayat Ahmad dan Ibnu Abu Syaibah, Aisya rha., berkata, “Nabi SAW sering berdoa dengan mengatakan, ‘Wahai Tuhan yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku untuk selalu taat kepada-Mu.’ Aku pernah bertanya, ‘Ya Rasulullah, kenapa Anda sering berdoa dengan menggunakan doa seperti itu? Apakah Anda sedang merasa ketakutan?’ Beliau menjawab, ‘Tidak ada yang membuatku merasa aman, hai Aisyah. Hati seluruh hamba ini berada di antara dua jari Allah Yang Maha Memaksa. Jika mau membalikkan hati seorang hamba-Nya, Allah tinggal membalikkannya begitu saja.’”
Dari ayat dan hadits di atas, jelas sekali bahwa hati seorang hamba ada pada kekuasaan Allah swt.
Ketika kita diperintahkan untuk menjaga hati, maka kita diperintahkan untuk tidak mengotori hati. Kotornya hati adalah karena maksiat. Maksiat yang kita lakukan seperti noda yang menutupi hati kita. "Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka." (Al-Muthofifin : 83)
Hati yang tertutup noda maksiat ini akan menjadi hati yang sakit, bahkan berpeluang menjadi hati yang mati. Dengan istighfar dan taubat lah noda yang menutupi hati bisa dibersihkan.
Lalu yang termasuk maksiat adalah melihat hal-hal yang diharamkan Allah untuk dilihat. "Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya”" (QS. An-Nuur : 30-31).
*****
Manusia tidak punya kontrol langsung terhadap hatinya. Allah lah yang punya kontrol langsung. Allah bisa membalikkan hati seorang hamba, dari semangat untuk beribadah kemudian hatinya tidak dalam keadaan mood untuk beribadah, atau istilahnya futur. Itulah mengapa Rasulullah saw berdoa agar Allah menetapkan hatinya pada ketaatan, jangan sampai Allah membalikkan hatinya pada ketidak-taatan.
Yang diharapkan adalah ketika berada pada masa jenuhnya, seseorang tetap berada dalam sunnah Rasulullah saw. “Setiap amalan ada masa semangatnya, dan masa semangat ada masa jenuhnya. Barangsiapa kejenuhannya kembali kepada sunnahku berarti dia telah berbahagia, dan barangsiapa yang kejenuhannya tidak membawa dia kepada yang demikian maka dia telah binasa.” (HR. Ahmad, lihat Shahih At-Targhib)
Kendali manusia terhadap hatinya diperantarai oleh perbuatan yang ia lakukan. Manusia tidak bisa secara langsung membersihkan hatinya, melainkan ia terlebih dahulu harus melakukan taubat dan ketaatan-ketaatan yang menyempurnakan taubatnya.
Terbolak-baliknya hati manusia ada korelasinya dengan amal yang ia upayakan. Keimanan itu bertambah dan berkurang. Bertambah karena ketaatan, berkurang karena kemaksiatan. Iman yang turun/berkurang berimplikasi pada keadaan jenuh seseorang. Kejenuhan itu bisa berawal dari kemaksiatan yang ia lakukan. Dan keadaan semangat seseorang terjadi mana kala imannya sedang naik atau bertambah. Hal itu diletupkan oleh ketaatan yang ia perbuat.
Oleh karena itu, agar Allah senantiasa memposisikan hatinya pada semangat beribadah, seorang hamba harus berupaya menjaga ketaatannya dan menjaga inderanya untuk tidak bermaksiat kepada Allah sehingga hatinya bersih. Kalau tidak, Allah akan membalikkan hatinya karena hatinya dikerumuni oleh noda-noda maksiat.
*****
Kedengkian, riya’, dan dendam, dan penyakit hati lain yang bersarang pada hati kita sebenarnya melewati indera kita terlebih dahulu. Yaitu berawal dari lintasan pikiran. Allah masih mengampuni lintasan pikiran ini. Tapi segeralah berlindung kepada Allah dari penyakit hati dan bertaubatlah dari penyakit hati yang telah terlanjur bersarang.
Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam bersabda: Allah mengampuni dari umatku terhadap apa yang masih terlintas di dalam hati mereka (Hadits Shahih, Irwaa`al Ghalil VII/139 nomor 2026)
Biasanya godaan ingin dipuji muncul setelah beramal sholeh. Kalau kita cepat tersadar, maka pikiran itu tidak akan mengendap di hati. Begitu juga dengan kebencian atau iri hati terhadap orang lain, bersegeralah berlindung kepada Allah saat terlintas pikiran tersebut pertama kali. Kalau terlambat, penyakit itu akan bersarang. Dan penyakit-penyakit itu tidak akan bersarang kecuali kalau pada lingkungan yang memungkinkannya untuk hidup, yaitu hati yang kumuh dan berpenyakit karena kemaksiatan kepada Allah swt. Dan lintasan pikiran itu sendiri tidak akan mudah tercetus kecuali dari pikiran yang sakit, yang diakibatkan oleh hati yang sakit.
Kalau pikiran itu terlalu sering melintas, bermuhasabahlah. Khawatirnya hati kita sudah menjadi sarang penyakit. Kalau benar, maka segeralah bertaubat.
Jagalah indera kita dari bermaksiat kepada Allah, agar hati kita terjaga kebersihannya.
Senin, 19 April 2010
Minggu, 19 April 2009
DO'A MOHON DIBERI PENERANG HATI
Ya Allah,
Keluarkanlah aku dari kegelapan ragu-ragu,
Karuniai aku dengan sinaran kefahaman,
Bukakanlah untukku pintu ilmu pengetahuan,
Hiasilah aku dengan budi pekerti yang baik dan penyantun,
YaAllah,
Sinarilah aku dengan sinar hidayahMu,
Seperti Engkau menyinari langit dan bumi selama-lamanya,
Dengan rahmatMu,
Wahai Dzat Yang Maha Pengasih dari segenap Yang Pengasih.
Keluarkanlah aku dari kegelapan ragu-ragu,
Karuniai aku dengan sinaran kefahaman,
Bukakanlah untukku pintu ilmu pengetahuan,
Hiasilah aku dengan budi pekerti yang baik dan penyantun,
YaAllah,
Sinarilah aku dengan sinar hidayahMu,
Seperti Engkau menyinari langit dan bumi selama-lamanya,
Dengan rahmatMu,
Wahai Dzat Yang Maha Pengasih dari segenap Yang Pengasih.
Rabu, 11 Maret 2009
MANFAAT SHOLAT MALAM
1. Sholat malam merupakan sholat yang paling utama sesudah sholat fardhu
Hadits Rasul:
· Dari Abu Hurairah ra., ia berkata: Nabi saw bersabda: Sholat yang paling utama setelah sholat fardhu (wajib) adalah sholat malam.(H.R.Muslim)
· Dari Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulullah saw bersabda: “Puasa yang paling utama setelah bulan ramadhan adalah puasa pada bulan Muharram, dan sholat yang paling utama setelah sholat fardhu adalah sholat pada waktu malam.(H.R.Muslim)
Sholat malam kedudukannya sunnah. Bila dikerjakan mendapat pahala dan bla tidak dikerjakan tidak mendapat dosa. Namun, sholat malam merupakan sholat sunnah yang lebih utama dibandingkan dengan sholat-sholat sunnah lainnya.
Karena begitu banyak keutamaannya, sehingga Nabi saw memberikan kemudahan kepada pelaku untuk senantiasa mengerjakannya. Bagi orang-orang yang tidak bisa bangun di tengah malam, sholat witir dapat dikerjakan di awal malam.
Sebagaimana sabda Nabi saw, yang artinya:
Dari jabir ra. ia berkata: telah bersabda Rasulullah saw: Barangsiapa khawatir bahwa ia tidak akan bangun pada akhir malam ,maka ia boleh witir pada awalnya, dan barang siapa yaqin bahwa ia akan bias bangun di akhirnya maka hendaklah ia witir diakhirnya, karena sholat akhir malam itu disaksikan dan yang demikian itu lebih utama.(H.R.Muslim)
2. Sholat malam dapat mengangkat derajat orang yang beriman ke tempat terpuji dan menimbulkan kesabaran yang mendalam.
Firman Allah:
· Dan pada sebagian malam sholat tahajudlah kamu, sebagai ibadah tambahan bagimu, semoga Rabbmu mengangkat derajatmu ke tempat yang paling terpuji.(Q.S. Al Isra’ 17:79)
· Maka bersabarlah kamu (untuk melaksanakan) ketetapan Rabbmu dan janganlah kamu ikuti orang yang berdosa dan orang yang kafir diantara mereka. Dan sebutkan nama Rabbmu (pada waktu) pagi dan petang. Dan pada sebagian malam bersujudlah kepadaNya dan bertasbihlah kepadaNya pada bagian yang panjang di malam hari.(Q.S. Al Insan 76:24-26)
3. Sholat malam menjadikan jiwa khusyu’, tenang dan memberi kefasihan dalam bicara disebabkan kebenarannya.
Firman Allah:
· Wahai orang yang berselimut. Bangunlah di malam hari (untuk sholat). Kecuali sedikit (daripadanya), (yaitu) seperduanya atau kurangi sdikit dari seperduanya atau lebih dari seperdua. Dan bacalah Al Qur’an itu dengan perlahan-lahan, sesungguhnya Kami akan menurunkan kepadamu perkataan yang berat. Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyu’) dan bacaan di waktu itu lebih berkesan. (Al Muzzammil 73:1-6)
Hadits Rasul:
· Dari Abu Hurairah ra , berkata: bahwasanya Rasulullah saw bersabda: “Syetan mengikat pada tengkuk kepala salah seorang diantara kami sekalian sewaktu tidur dengan tiga ikatan. Pada masing-masing ikatan itu syetan berkata: “Tidurlah lagi malam masih panjang”. Apabila orang itu bangun kemudian berdzikir kepada Allah Ta’aala maka lepaslah satu ikatan; apabila ia berwudhu maka lepaslah satu ikatan lagi;dan apabila ia sholat maka lepaslah semua ikatan itu sehingga pada waktu pagi ia tangkas dan tenang jiwanya;sedangkan kalau tidak, maka ia akan lesu dan malas”. (H.R. Bukhari dan Muslim)
4. Sholat malam menyebabkan seorang masuk ke dalam surga
Firman Allah:
Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa itu berada dalam kebun-kebun yang dikelilingi oleh mata air. Mereka menerima segala pemberian dari Rabb mereka, sebsb dahulu ebelumitu mereka selalu berbuat kebaikan. Bahkan dahulu mereka sedikit sekali tidur diwaktu malam dan selalu memohon ampun di waktu pagi sebelum fajar. (Q.S. Adzdzariyat 51:15-18)
5. Sholat malam merupakan ukuran keimanan seseorang yang diakui dan dicintai oleh Allah
Firman Allah:
· Sesungguhnya orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami adalah mereka yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat itu mereka segera tunduk sambil bersulud, bertasbih serta memuji Rabbnya, sedang mereka tidak menyombongkan diri. Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, sedang mereka berdo’a kepada Rabbnya dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka. (Q.S. As Sajdah 32:15-16)
Hadits Rasul:
· Dari Abu Hurairah ra, berkata: Rasulullah saw bersabda: “Allah Swt sangat mengasihi seorang laki-laki yang bangun pada waktu malam kemudian mengerjakan sholat dan ia mau membangunkan istrinya; bila istrinya enggan untuk bangun maka ia menyiramkan air pada muka istrinya itu. Allah azza wa jalla sangat mengasihi seorang [erempuan yang bangun pada waktu malam kemudian mengerjakan sholat dan ia mau membangunkan suaminya ; bila suaminya enggan untuk bangun maka ia menyiramkan air pada muka suaminya itu. (H.R. Abu Dawud)
6. Orang yang melazimi sholat malam, dipuji oleh Allah swt sebagai hambanya yang berbakti
Firman Allah:
· Dan hamba-hamba Allah Yang Maha Pengasih ialah mereka yang berjalan di bumi dengan merendahkan dara dan apabila diganggu oleh pembicaraan orang yang bodoh, mereka menjawab dengan ucapan yang baik. Mereka itu di waktu malam beribadah kepada Rabb mereka baik dengan sujud maupun dengan berdiri. (Q.S. Al Furqon 25:63-64)
·
7. Sholat malam merupakan kebiasaan orang-orang yang sholeh, jalan mendekatkan diri kepada Allah
Hadits Rasul:
· Kerjakan sholat malam, sebab hal itu adalah kebiasaan orang-orang yang sholeh sebelum kamu, juga sebagai suatu jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah swt, sebagai penebus keburukan-keburukanmu, dan pencegah dosa. (H.R. Tirmidzi)
8. Sholat malam merupakan ukuran kemuliaan seorang mukmin
Diriwayatkan bahwa Malaikat Jibril datang kepada Nabi saw lalu berkata:
· Wahai Muhammad, hiduplah sesukamu tetapi engkau pasti mati, berbuatlah sesukamu tetapi engkau dibalas menurut perbuatanmu itu, cintailah apa saja yang engkau kehendaki, tetapi engkau pasti berpisah dengannya. Ketahuilah bahwa kwmuliaan seorang mukmin itu terletak pada sholat malamnya dan kebesarannya terletak padatidak ketergantungan kepada sesame manusia. (H.R.Tabrani)
Hadits Rasul:
· Dari Abu Hurairah ra., ia berkata: Nabi saw bersabda: Sholat yang paling utama setelah sholat fardhu (wajib) adalah sholat malam.(H.R.Muslim)
· Dari Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulullah saw bersabda: “Puasa yang paling utama setelah bulan ramadhan adalah puasa pada bulan Muharram, dan sholat yang paling utama setelah sholat fardhu adalah sholat pada waktu malam.(H.R.Muslim)
Sholat malam kedudukannya sunnah. Bila dikerjakan mendapat pahala dan bla tidak dikerjakan tidak mendapat dosa. Namun, sholat malam merupakan sholat sunnah yang lebih utama dibandingkan dengan sholat-sholat sunnah lainnya.
Karena begitu banyak keutamaannya, sehingga Nabi saw memberikan kemudahan kepada pelaku untuk senantiasa mengerjakannya. Bagi orang-orang yang tidak bisa bangun di tengah malam, sholat witir dapat dikerjakan di awal malam.
Sebagaimana sabda Nabi saw, yang artinya:
Dari jabir ra. ia berkata: telah bersabda Rasulullah saw: Barangsiapa khawatir bahwa ia tidak akan bangun pada akhir malam ,maka ia boleh witir pada awalnya, dan barang siapa yaqin bahwa ia akan bias bangun di akhirnya maka hendaklah ia witir diakhirnya, karena sholat akhir malam itu disaksikan dan yang demikian itu lebih utama.(H.R.Muslim)
2. Sholat malam dapat mengangkat derajat orang yang beriman ke tempat terpuji dan menimbulkan kesabaran yang mendalam.
Firman Allah:
· Dan pada sebagian malam sholat tahajudlah kamu, sebagai ibadah tambahan bagimu, semoga Rabbmu mengangkat derajatmu ke tempat yang paling terpuji.(Q.S. Al Isra’ 17:79)
· Maka bersabarlah kamu (untuk melaksanakan) ketetapan Rabbmu dan janganlah kamu ikuti orang yang berdosa dan orang yang kafir diantara mereka. Dan sebutkan nama Rabbmu (pada waktu) pagi dan petang. Dan pada sebagian malam bersujudlah kepadaNya dan bertasbihlah kepadaNya pada bagian yang panjang di malam hari.(Q.S. Al Insan 76:24-26)
3. Sholat malam menjadikan jiwa khusyu’, tenang dan memberi kefasihan dalam bicara disebabkan kebenarannya.
Firman Allah:
· Wahai orang yang berselimut. Bangunlah di malam hari (untuk sholat). Kecuali sedikit (daripadanya), (yaitu) seperduanya atau kurangi sdikit dari seperduanya atau lebih dari seperdua. Dan bacalah Al Qur’an itu dengan perlahan-lahan, sesungguhnya Kami akan menurunkan kepadamu perkataan yang berat. Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyu’) dan bacaan di waktu itu lebih berkesan. (Al Muzzammil 73:1-6)
Hadits Rasul:
· Dari Abu Hurairah ra , berkata: bahwasanya Rasulullah saw bersabda: “Syetan mengikat pada tengkuk kepala salah seorang diantara kami sekalian sewaktu tidur dengan tiga ikatan. Pada masing-masing ikatan itu syetan berkata: “Tidurlah lagi malam masih panjang”. Apabila orang itu bangun kemudian berdzikir kepada Allah Ta’aala maka lepaslah satu ikatan; apabila ia berwudhu maka lepaslah satu ikatan lagi;dan apabila ia sholat maka lepaslah semua ikatan itu sehingga pada waktu pagi ia tangkas dan tenang jiwanya;sedangkan kalau tidak, maka ia akan lesu dan malas”. (H.R. Bukhari dan Muslim)
4. Sholat malam menyebabkan seorang masuk ke dalam surga
Firman Allah:
Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa itu berada dalam kebun-kebun yang dikelilingi oleh mata air. Mereka menerima segala pemberian dari Rabb mereka, sebsb dahulu ebelumitu mereka selalu berbuat kebaikan. Bahkan dahulu mereka sedikit sekali tidur diwaktu malam dan selalu memohon ampun di waktu pagi sebelum fajar. (Q.S. Adzdzariyat 51:15-18)
5. Sholat malam merupakan ukuran keimanan seseorang yang diakui dan dicintai oleh Allah
Firman Allah:
· Sesungguhnya orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami adalah mereka yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat itu mereka segera tunduk sambil bersulud, bertasbih serta memuji Rabbnya, sedang mereka tidak menyombongkan diri. Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, sedang mereka berdo’a kepada Rabbnya dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka. (Q.S. As Sajdah 32:15-16)
Hadits Rasul:
· Dari Abu Hurairah ra, berkata: Rasulullah saw bersabda: “Allah Swt sangat mengasihi seorang laki-laki yang bangun pada waktu malam kemudian mengerjakan sholat dan ia mau membangunkan istrinya; bila istrinya enggan untuk bangun maka ia menyiramkan air pada muka istrinya itu. Allah azza wa jalla sangat mengasihi seorang [erempuan yang bangun pada waktu malam kemudian mengerjakan sholat dan ia mau membangunkan suaminya ; bila suaminya enggan untuk bangun maka ia menyiramkan air pada muka suaminya itu. (H.R. Abu Dawud)
6. Orang yang melazimi sholat malam, dipuji oleh Allah swt sebagai hambanya yang berbakti
Firman Allah:
· Dan hamba-hamba Allah Yang Maha Pengasih ialah mereka yang berjalan di bumi dengan merendahkan dara dan apabila diganggu oleh pembicaraan orang yang bodoh, mereka menjawab dengan ucapan yang baik. Mereka itu di waktu malam beribadah kepada Rabb mereka baik dengan sujud maupun dengan berdiri. (Q.S. Al Furqon 25:63-64)
·
7. Sholat malam merupakan kebiasaan orang-orang yang sholeh, jalan mendekatkan diri kepada Allah
Hadits Rasul:
· Kerjakan sholat malam, sebab hal itu adalah kebiasaan orang-orang yang sholeh sebelum kamu, juga sebagai suatu jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah swt, sebagai penebus keburukan-keburukanmu, dan pencegah dosa. (H.R. Tirmidzi)
8. Sholat malam merupakan ukuran kemuliaan seorang mukmin
Diriwayatkan bahwa Malaikat Jibril datang kepada Nabi saw lalu berkata:
· Wahai Muhammad, hiduplah sesukamu tetapi engkau pasti mati, berbuatlah sesukamu tetapi engkau dibalas menurut perbuatanmu itu, cintailah apa saja yang engkau kehendaki, tetapi engkau pasti berpisah dengannya. Ketahuilah bahwa kwmuliaan seorang mukmin itu terletak pada sholat malamnya dan kebesarannya terletak padatidak ketergantungan kepada sesame manusia. (H.R.Tabrani)
KATA-KATA BIJAK
Tidak ada seorangpun dapat kembali ke masa lalu untuk membuat suatu awal yang baru. Namun, setiap orang dapat memulai saat ini untuk membuat suatu akhir yang baru.
Tuhan tidak menjanjikan hari-hari tanpa kepedihan, tawa tanpa sedih, panas tanpa hujan, tetapi DIA menjanjikan kekuatan untuk menghadapi hari-hari sulit, hiburan untuk tangisan, dan petunjuk untuk menjalani kehidupan.
Kekecewaan itu ibarat jalan yang berbongkah-bongkah, melambatkanmu sedikit, tapi kau akan menikmati jalan halus setelahnya.
Janganlah berada diatas bongkahan terlalu lama, teruslah bergerak kedepan.
Apabila kamu merasa sedih karena gagal mendapatkan apa yang kau inginkan, duduklah dengan mantap dan berbahagialah, karena Tuhan sedang memikirkan sesuatu yang lebih baik untukmu.
Kau tidak bisa membuat seseorang mencintaimu, tetapi kau dapat menjadi seseorang yang patut dicintai.
Tuhan tidak menjanjikan hari-hari tanpa kepedihan, tawa tanpa sedih, panas tanpa hujan, tetapi DIA menjanjikan kekuatan untuk menghadapi hari-hari sulit, hiburan untuk tangisan, dan petunjuk untuk menjalani kehidupan.
Kekecewaan itu ibarat jalan yang berbongkah-bongkah, melambatkanmu sedikit, tapi kau akan menikmati jalan halus setelahnya.
Janganlah berada diatas bongkahan terlalu lama, teruslah bergerak kedepan.
Apabila kamu merasa sedih karena gagal mendapatkan apa yang kau inginkan, duduklah dengan mantap dan berbahagialah, karena Tuhan sedang memikirkan sesuatu yang lebih baik untukmu.
Kau tidak bisa membuat seseorang mencintaimu, tetapi kau dapat menjadi seseorang yang patut dicintai.
Rabu, 04 Maret 2009
Langganan:
Postingan (Atom)

